Tolak Intervensi, Ketum LPPI Tegaskan Polri Harus Berdiri Mandiri

DETIK MERAH PUTIH

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:29 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (LPPI), Dedi Siregar, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu. Ia sekaligus menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Polri harus tetap berdiri sebagai institusi yang independen.

Menurut Dedi Siregar, posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 merupakan bentuk ideal dalam menjaga netralitas, profesionalisme, dan marwah institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mendukung penuh sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri tidak boleh ditempatkan di bawah kementerian mana pun karena hal tersebut berpotensi membuka ruang intervensi politik dan melemahkan independensi penegakan hukum,” tegas Dedi.

Ia menilai, wacana tersebut justru merupakan langkah mundur dalam reformasi sektor keamanan dan tidak sejalan dengan semangat demokrasi serta supremasi hukum di Indonesia. Menurutnya, Polri harus tetap menjadi institusi profesional yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, bukan menjadi alat kekuasaan kelompok tertentu.

LPPI berpandangan bahwa upaya penguatan Polri seharusnya difokuskan pada peningkatan integritas, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik, bukan dengan mengubah struktur kelembagaan yang telah memiliki dasar hukum yang kuat.

Dedi Siregar juga mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal independensi Polri serta mendukung reformasi kepolisian yang berkelanjutan dan berorientasi pada keadilan serta kepentingan nasional.
“Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia akan terus konsisten bersuara demi menjaga demokrasi, supremasi hukum, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Langkah Tegas Menteri Imipas Dinilai Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Korupsi
Komunitas LAI Bersama Komunitas Driver Ambulace, Dorong Literaai untk Kamtibmas dan Cegah Anarkis
Aktivis Peduli Lingkungan Kritik Keras Kebijakan IPR NTB: Rakyat Kecil Jadi Korban
#SamsuriCapres2029
Generasi Muda Diminta Adaptif dan Kritis Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta
ALL ASTAR: Jaga Kamtibmas yang Aman, Kondusif dan Damai

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:41 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:05 WIB

Putusan Adat Jambur Lak-lak Dinilai Tak Masuk Akal, Harta Pribadi Dijual Kok Malah Dianggap Menyalahi Jabatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Senin, 15 Juni 2026 - 18:32 WIB

Nobar Piala Dunia 2026, Polri dan Masyarakat Bersatu dalam Semangat Sportivitas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:12 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Senin, 15 Juni 2026 - 12:09 WIB

Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Iptu Hengki Harianto Intensifkan. Pemberantasan Sabu di Bumi Sepakat Segenep Agara

Berita Terbaru